Minggu, 14 Juli 2013

BERKAT TUHAN DALAM IBADAH



Pada akhir setiap kebaktian, selalu diberikan doa berkat oleh Pendeta. Isi dari doa berkat itu adalah berkat yang Tuhan berikan kepada mereka yang mengikuti kebaktian.

Ada berbagai rumusan  dalam doa berkat di akhir kebaktian. Rumusan berkat dalam Bil 6:23-26 banyak digunakan di gereja-gereja, terutama gereja protestan. Tapi gereja beraliran Pantekosta juga ada yang menggunakannya.

Dibalik rumusan yang sederhana itu sebenarnya terkandung sesuatu yang luar biasa dahsyat!
Doa Berkat itu disebut sebagai berkat keimaman (priestly blessing)
Kenapa demikian ? Karena sebenarnya hanya imam (pendeta) yang boleh mengucapkannya! Hanya mereka yang sudah ditahbiskan yang boleh mengucapkan doa berkat itu. Dan itu menjamin kemanjuran doa berkat itu!

MENGAPA KITA HARUS IKUT KEBAKTIAN ?
Ada beberapa alasan mendasar mengapa kita harus ikut kebaktian setiap hari minggu :

1.      Karena Tuhan sendiri yang memerintahkannya
Tuhan sendiri – lewat Musa – memerintahkan orang Israel (orang kristen juga) untuk menguduskan hari sabat – lih. Kel.20:8; 31:13.
Dengan memelihara dan menguduskan hari sabat, kita mengingat perjanjian antara Tuhan dengan kita – perjanjian anugerah (dimana Tuhan mengangkat kita sebagai umat kepunyaan-Nya sendiri- band. 1 Pet. 2:9)
Dengan menguduskan hari sabat, kita mengingat kebaikkan dan kemurahan Tuhan yang telah melepaskan orang kristen dari perbudakan dosa!

2.      Karena dengan mencari Tuhan (beribadah di kebaktian) kita akan memperoleh hidup – Amos 5:4.
Orang yang mencari Tuhan (rajin kebaktian) akan memiliki hidup yang sejati, yaitu :
  • Hidup yang penuh damai sejahtera dan kecukupan di dunia ini.
  • Hidup kekal bersama Tuhan di surga nanti.

3.      Karena beribadah itu membuat kita kuat – Ibr.10:25
Beribadah itu seperti men-cas aki atau baterai. Kita akan disegarkan dan dikuatkan lagi.
Dengan ikut ibadah (kebaktian) kita juga menjalin persekutuan yang erat dengan taman seiman. Dan itu membuat kita kuat, karena ada yang menasehati dan menghibur ketika kita susah!

BERKAT APA SAJA YANG AKAN KITA PEROLEH DALAM KEBAKTIAN ?

1.      Tuhan memberkati dan melindungi kita (ayat 24)
Kata Memberkati bahasa Ibraninya Barak =  mengalirkan/melimpahkan  sesuatu (berkat) atas orang lain. bandingkan berkat Ishak kepada Yakub dalam Kej.27:33
Kalau berkat ini sudah diberikan, tidak bisa ditarik lagi!
Itulah sebabnya orang yang rajin kebaktian, berkatnya berbeda dengan mereka yang jarang beribadah!

Kata Melindungi Ibraninya Shamar = menjaga, mengawasi, memperdulikan,  menyelamatkan hidup.
Ini seperti seorang life guard – penjaga pantai atau penjaga di kolam renang umum, yang selalu siap sedia memberikan pertolongan kalau ada yang tenggelam atau kecelakaan!

Apa saja yang dilindungi Tuhan :
(a) Semua milik (hal-hal baik) yang kita punyai, seperti  : harta, anak, istri, suami, rumah tangga,pekerjaan dsb.

(b) Melindungi kita dari segala ancaman yang jahat. (Adam Clark`s commentary- tafsiran alkitab)

2.      Tuhan menyinari dan memberi kita kasih karunia (ayat 25)
Menyinari (Ibrani-Ore) = menjadi terang atau membuat bercahaya.Tuhan berkenan dan  tersenyum terhadap kita. (New Internasional Reader Version)

Illustrasi : Matahari menyinari Bulan. Bulan sebenarnya tidak memiliki sinar sendiri. Tetapi bulan menerima sinar dari matahari dan memantulkannya ke bumi, sehingga  ia seolah-olah seperti bersinar.
Hidup kita akan menjadi hidup yang menyenangkan dan menjadi berkat bagi orang lain kalau Tuhan menyinari hidup kita! Contohnya :

(a) Kalau Tuhan menyinari kita dengan kasih-Nya, maka kita bisa mengasihi orang lain.
(b) Kalau Tuhan menyinari kita dengan pengampunan-Nya, maka kita bisa mengampuni orang lain juga.
(c) Kalau Tuhan menyinari kita dengan berkat yang berkelimpahan, maka kita juga bisa menjadi saluran berkat bagi sesama.
(d) Kalau Tuhan menyinari kita dengan penghiburan yang sejati, maka kita bisa juga menghibur orang lain yang kesusahan.

Memberi kasih karunia, Ibraninya - Chanan = memberi anugerah, menunjukkan kemurahan hati, berbelas kasihan.
Artinya, Tuhan selalu bersedia menunjukkan kemurahan hati-nya yang tanpa batas untuk kebaikkan hidup kita!

3.      Tuhan menghadapkan wajah-Nya dan memberi damai sejahtera kepada kita. (ayat 26)
Kata menghadapkan wajah-Nya ini berarti setuju atau berkenan (seperti orang yang bersedia menatap wajah kita). Ini lawan dari membuang muka!
Ini berarti Tuhan berkenan kepada hidup kita dan selalu akan merestui apapun yang kita kerjakan. Contohnya :
  • Tuhan berkenan atas kesehatan tubuh kita.
  • Tuhan berkenan atas pekerjaan kita.
  • Tuhan berkenan atas rumah tangga kita.
  • Tuhan berkenan atas hidup masa depan kita dsb.

Damai sejahtera (shalom) = keadaan sejahtera lahir dan batin. Meliputi kepenuhan, kelimpahan dan keadaan paling baik yang bisa dinikmati manusia (well being).

4.      Tuhan memberkati makanan dan minuman kita – Kel. 23:25a
Artinya : Tuhan bukan saja memberkati kita dengan makanan dan menuman yang melimpah, tetapi ia juga memberkati makanan dan minuman itu sehingga sehat untuk kita makan/minum! - bebas dari racun berbahaya.

5.      Tuhan Akan menjauhkan penyakit dari diri kita – Kel 23:25b
Artinya : sekalipun banyak macam penyakit berbahaya seperti Flu burung, Demam berdarah, cikungunya dsb, semua itu akan dijauhkan dari diri kita.
Tuhan membentengi kita dengan kuat kuasa-Nya dan menghalau segala penyakit itu menjauh dari tubuh kita!

Kesimpulannya : Tuhan ternyata sangat menyayangi umat-Nya. Oleh sebab itu, setiap mereka pulang dari kebaktian/gereja, Ia selalu mengalirkan berkat-Nya lewat seorang imam/pendeta, sebagai bekal untuk umat-Nya agar bisa hidup sehat, sejahtera, lahir dan batin!

2 komentar:

  1. dimana ayat yang menyatakan doa berkata hanya pendeta yg bisa mengucapkannya

    BalasHapus
  2. dimana ayat yang menyatakan doa berkat hanya pendeta yg bisa mengucapkannya

    BalasHapus