Menurut para ahli teologi, ada 6 peristiwa
penting yang memiliki dampak luar biasa bagi hidup setiap orang Kristen :
(1)
Natal
– peristiwa kelahiran Yesus. Ini tonggak sejarah dimulainya ”sejarah keselamatan”.
(2)
Jumat Agung – Peristiwa kematian Yesus. Ini menjamin keselamatan orang Kristen.
(3)
Paskah
– Peristiwa Kebangkitan Yesus. Ini menjamin kebangkitan tubuh orang kristen.
(4)
Kenaikan
Yesus ke sorga – peristiwa ini menjadi landasan bagi orang kristen bahwa mereka
juga akan ke sorga kalau mati kelak.
(5)
Pentakosta
– Peristiwa turunnya Roh Kudus. Roh Kudus datang untuk menggantikan peran Tuhan
Yesus untuk menjadi pendamping orang percaya.
(6)
Kedatangan
Yesus ke dua kali – peristiwa di mana Yesus datang ke 2 kali untuk menjemput
orang percaya di awan permai.
Nah, kali ini kita akan melihat dampak
salah satu dari ke 6 peristiwa penting diatas, yaitu dampak turunnya Roh Kudus
dalam hidup orang percaya dan gereja.
DAMPAK PERISTIWA PENTAKOSTA BAGI HIDUP ORANG KRISTEN
1.Roh Kudus datang sebagai penghibur orang percaya
Sepeninggal
Kristus, para murid menghadapi situasi yang serba tidak pasti. Memang para
murid telah menyaksikan Kristus dimuliakan oleh Allah dengan naik ke surga.
Tetapi para murid Yesus kini merasa
sendirian menghadapi realitas dunia.
Dalam
situasi yang tidak pasti itulah Roh Kudus dicurahkan untuk menjadi penghibur
bagi orang percaya!
Kehadiran
Roh Kudus dalam peristiwa Pentakosta sebelumnya telah dinyatakan oleh Tuhan
Yesus. Sebelum Kristus menderita, wafat dan bangkit di Yoh. 16:7. Apa artinya
”Penghibur” ?
Sebutan
“Penghibur” berasal dari kata “Parakletos”
yang berarti: “comforter”=
(penghibur) atau “advocate” =
(penasihat).
Konsep
tersebut berasal dari konsep pengadilan zaman Romawi kuno di mana seorang
tersangka diharapkan mampu membela dirinya sendiri di depan hakim. Tetapi
seorang tersangka juga diperbolehkan untuk meminta seorang “yang ahli” dalam
bidang hukum Romawi untuk mendampingi dan memberi nasihat selama proses
pengadilan.
Karya Roh
Kudus sebagai Penghibur juga berperan untuk mendampingi, memberi nasihat,
bimbingan dan kekuatan kepada umat percaya agar mereka kuat menghadapi berbagai
kesulitan di dunia!
2.Roh Kudus melahirkan gereja
Karena pencurahan Roh Kudus seperti diceritakan dalam Kisah Para Rasul pasal
2, maka lahirlah gereja Kristen.
Fakta ini memberi kita keyakinan
bahwa gereja akan tumbuh dan berkembang kalau ada Roh Kudus di dalam
gereja itu!
Hindari hal dibawah ini dalam gereja :
(a) Jangan
ada ”roh wedus” (kambing-bhs Jawa) – yaitu sikap suka menanduk/bermusuhan
diantara jemaat.
(b)
Jangan
ada "roh Gayus" – yaitu sikap suka korupsi/merugikan orang lain!
Gereja yang ada kuasa Roh kudus akan menjadi gereja yang dinamis/berkembang
pesat!
3.Roh Kudus memberi kita kuasa – Kis.1:8
Ketika Roh Kudus dicurahkan, kita akan menerima kuasa dari Tuhan.
Kuasa (Inggris=Power; Yunani=Dunamis), artinya
: kuasa supranatural yang melekat dalam diri seseorang (diri orang percaya).
Karenanya orang yang menerima dunamis
memiliki kuasa yang hebat seperti ledakkan dinamit atau bisa menggerakkan sesuatu seperti tenaga dinamo.
Kuasa untuk apa ?
(a)
Kuasa untuk menaklukkan
setan-setan (menengking ular dan kalajengking)
(b)
Kuasa untuk menyembuhkan orang
sakit
(c)
Kuasa untuk membuat mujizat
(d)
Kuasa (urapan) untuk
memberitakan injil
Semua kuasa di atas merupakan privilege
(hak istimewa) anda sebagai orang yang percaya kepada Yesus! Berkaitan dengan kuasa ini ada 3 jenis
orang kristen. Jenis yang manakah diri anda ?
(1)
Tipe
kristen perahu dayung
Ini adalah orang Kristen yang berjuang
dengan kekuasaan/kekuatan mereka
sendiri. Mereka mendayung, tapi tidak berapa lama, mereka berhenti karena
kehabisan tenaga.
(2)
Tipe kristen perahu layar
Ini adalah orang kristen yang memanfaatkan
orang lain (angin) untuk memperoleh dukungan kekuatan (mendorong perahu layar).
Tapi tidak lama kemudian kalau anginnya tidak berhembus, maka hilanglah
kekuatan itu dan mereka menjadi lemah lagi!
(3)
Tipe
Kristen Kapal selam
Ini adalah Orang Kristen yang menggunakan
kekuatan air hidup (Firman Tuhan) dan kekuatan api Roh Kudus, sehingga bisa
bertahan di semua situasi (baik diatas air/sedang senang, maupun di bawah
air/sedang susah).
4. Memberikan karunia-karunia
rohani – 1 Kor.12:11
Roh Kudus ingin setiap jemaat berfungsi
dalam pelayanan. Oleh sebab itu Ia memberi mereka karunia. Karunia, Yunaninya=Charismata. Artinya
: sesuatu yang diterima tanpa usaha tertentu, sebuah hadiah illahi.
Charismata inilah yang memungkinkan gereja
mula-mula bertumbuh. Karena mereka-mereka yang menerima charismata kemudian
berfungsi sesuai dengan karunianya itu.
Sayangnya sekarang ini ada banyak gereja/orang
Kristen melayani tanpa urapan Roh Kudus.
5. Roh Kudus memberi hikmat – 1 Kor.2:13
Roh Kudus memberi hikmat (ajaran) bagi setiap
orang percaya yang membutuhkannya.
Kata hikmat
Yunaninya = Sophia. Artinya :
kebijaksanaan yang luas, yang menyangkut pengetahuan dalam berbagai bidang
kehidupan.
Orang yang dipenuhi Roh Kudus seharusnya bisa
sukses dalam bidang apapun yang digelutinya, karena Roh Kudus akan memberikan
hikmat/Sophia yang dibutuhkan orang itu.
6. Roh Kudus mengerjakan kelahiran baru – Yoh 3:5-6
Tanpa dilahirkan kembali, manusia tidak bisa masuk
ke dalam Kerajaan Allah.
Kelahiran kembali (lahir baru) itu dikerjakan oleh
roh Kudus dalam hati orang percaya.
Oleh sebab itu tidak mungkin orang percaya kepada
tuhan Yesus, kalau Roh Kudus tidak tinggal dalam orang itu.
Menyimpulkan bahasan kali ini, saya ingin
mengutip apa yang dikatakan oleh mendiang
Pdt. Eka Darmaputera : Roh Kudus itu bekerja seumpama vitamin yang masuk dalam
tubuh manusia. Ia memang tidak kelihatan, tetapi “dari dalam” Ia bekerja untuk
“menyehatkan” dan memberdayakan orang yang dimasuki-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar