Kamis, 11 Juli 2013

PERAN ROH KUDUS DALAM DIRI JEMAAT DAN GEREJA (1)




Gereja dan orang percaya yang sehat adalah yang mengandalkan Roh Kudus dalam hidupnya yang penuh dengan pergumulan.
Hidup di dunia ini penuh masalah dan pergumulan mulai dari pergumulan mencukupi kebutuhan ekonomi, sampai pergumulan menemukan makna hidup.
Ada yang mengatakan dalam mengarungi kehidupan ini kita harus melewati 4 tahap gelombang :
1.      Struggling  /perjuangan.
Ini adaah gelombang pertama. Manusia di dunia ini sedang berjuang. Tapi di tengah perjuangan itu tidak semua mencapai sukses. Ada yang gagal lalu stress dan lenyap.

2.      Success
Ini gelombang ke 2. Bagi sebagian yang sukses, jangan menganggap kesuksesan itu segalanya. Anak Tuhan yang sukses jangan berhenti sampai di situ, ada tahap selanjutnya.

3.      Significant /keberartian
Kesuksesan kita harus memberi dampak yang besar, menjadi saluran berkat bagi sekitar kita. Kita akan menggoncangkan dunia dengan Kasih Tuhan. Tidak cukup kita menikmati kesuksesan kita tanpa memberi pengaruh kepada dunia karena itu berarti kesuksesan kita palsu.

4.      Surrender /berserah diri
Janganlah lupa untuk menyerahkan diri setiap saat kepada Sang Pencipta yang tidak berubah dan selalu memegang kita di sepanjang perjalanan hidup kita.

Nah, dalam setiap gelombang yang kita lalui itu kita yakin Roh Kuduslah yang selalu membimbing kita. Kali ini kita akan berbicara tentang bagaimana Roh kudus membawa kita dari kemenangan menuju kemenangan.

SERANGAN SETAN
Tapi sebelum masuk lebih dalam kita perlu waspada dulu serangan setan atas hidup kita. Pada dasarnya setan akan menyerang kita saat kita lengah.Lih. 1 Petrus 5 : 8-9 :
1.    Pada saat kita terlalu mengandalkan kekuatan kita
Ada waktunya pada saat kita mengalami terobosan rohani kita terangkat lebih tinggi sehingga mengakibatkan kesombongan rohani. Sehingga kita terlalu yakin pada diri sendiri.
Jika kita menemukan diri kita pada posisi yang membuat kita terlalu yakin pada kekuatan sendiri maka kita harus berjaga-jaga.
Sebab Firman Allah katakan dalam Yesaya 31 : 1-3, bahwa celakalah orang yang pergi ke Mesir dan mengandalkan kekuatan kudanya, sebab Mesir adalah manusia bukan Allah.Dalam Yesaya 2: 11,17. Dikatakan bahwa orang sombong akan ditundukan dan orang angkuh akan direndahkan dan hanya Tuhan saja yang Maha Tinggi.

2.    Pada saat lengah, terlibat dalam kesibukan
Hal ini sering terjadi kepada orang-orang yang sibuk dalam pekerjaan Tuhan. Mereka terlalu melibatkan diri dalam banyak hal dan akhirnya mendapatkan dirinya dalam kekeringan dalam tubuh, jiwa dan roh.
Pelayanan memang penting tetapi harus diimbangi dengan persekutuan dengan Tuhan. Kita harus dapat memprioritaskan yang terpenting dalam hidup kita.

BAGAMANA CARA ROH KUDUS MEMBUAT KITA MENANG ?
Dalam Roma 12:11, kita lihat  bahwa kunci kemenangan adalah ketika Roh kudus “membakar “ kita.  Kata “menyala-nyala “ dalam bahasa Yunaninya adalah Zeo  yang secara harfiah berarti Roh Kudus menaikkan suhu dan lampu api  sampai "mendidih." Apa saja yang dibakar Roh Kudus dari diri kita

Lakukan banyak hal dengan Google Terjemahan1.Pikiran kita – Fil.4:8
Roh Kudus akan membakar pikiran kita sehingga kita lebih memikirkan perkara-perkara yang diatas dan bukan perkara dunawi. Kenapa kita harus memikirkan perkara yang di atas ?
(a)    Karena perkara yang diatas itu kekal
Kita harus memprioritaskan perkara-perkara yang diatas (rohani), karena hal itu bersifat kekal.
Manusia diciptakan Allah bukan untuk kefanaan, tetapi untuk kekekalan. Oleh sebab itu Allah membuat sorga dan neraka – 2 tempat perhentian kekal.  Masalahnya adalah : kemana anda sedang menuju : sorga atau neraka?

(b)   Karena dunia itu fana
Sebaliknya, dunia ini fana, ia akan segera lalu lenyap. Oleh sebab itu kita tidak boleh terikat olehnya!

(c)     Karena percintaan dengan dunia adalah kekejian di mata Tuhan – 2 Tim.4:10
Orang yang mencintai dunia akan meningggalkan Tuhan atau pekerjaan Tuhan yang dilayaninya.
Ingat, kita tidak bisa mengabdi kepada 2 Tuan. Kita harus memilih : Allah atau mamon (uang/dunia) ?

2.Doa kita – Yak. 5:16
Roh Kudus akan membakar kita sehingga kita memiliki dia yang berapiapi dan penuh semangat.
Kehidupan doa kita akan menjadi indah dan penuh gairah. Doa yang berapi-api memiliki 2 dampak :
(a)    Dampak personal
Orang yang kehidupan doanya bersemangat akan mengalami kebangunan rohani secara pribadi.
Hal itu ditandai dengan munculnya semangat baru untuk mencari Tuhan dan kehendakNya di dalam hidup orang tersebut.

(b)   Dampak nasional
Tapi lebih dari itu, doa yang bersemangat bisa merdmpak pada kehidupan dalam skala nasional (suatu Negara) bahkan universal (dunia).
Contoh kasus : Australia
Australia pernah dianggap sebagai negara Kristen, namun sekularisasi agresif telah menyebabkan banyak orang menjadi dingin dengan kekristenan. Hanya sekitar 10 persen dari populasi penduduk yang secara teratur hadir di gereja. Lalu kemudian muncullah gerakan rise up Australia - bangkitlah Australia.
“Rise Up Australia” dimulai pada tahun 2000 oleh pastor Daniel Nalliah, presiden dari Catch the Fire Ministries. Saat ini, lebih dari 10 tahun kemudian orang Kristen berkumpul dalam pertemuan doa bulanan di 75 kota di Australia.
“Kelompok-kelompok doa ini fokus berdoa untuk terobosan. Kami dipanggil untuk sebuah reformasi kasih. Saya tahu Australia akan datang pada Yesus dalam 10 tahun mendatang,” ujarnya. “Seruan ‘Rise Up Australia’ adalah untuk memanggil orang-orang Kristen di sini berdoa bagi transformasi negeri ini, dan sudah terjadi karena sejumlah mukjizat melalui doa telah dilaporkan.”

3.Pekerjaan kita – Ams.12:9
Roh kudus adalah roh yang aktif dan dinamis. Ia akan membakar kita agar memiliki kinerja yang excellent. Kenapa Roh kudus mendorong kita agar memiliki kinerja yang excellent ?
Jansen Sinamo (guru etos kerja Indonesia/kebetulan orang kristen) menyajikan 8 Etos Kerja Professional dengan ciri-ciri sebagai berikut:
(a) Kerja adalah Rahmat
Kerja adalah rahmat Tuhan untuk manusia, bukan hukuman. Adam sudah sejak awal disuruh bekerja oleh Allah yaitu :”untuk menguasai dan mengelola alam semesta.” – Kej.1:28

(b) Kerja adalah Amanah
Kata amanah menurut kamus adalah : sesuatu yang dipercayakan (dititipkan) kepada orang lain.
Jadi, Allah mempercayakan kepada manusia untuk bekerja merawat dan mengelola alam ciptaannya ini.

(c) Kerja adalah Panggilan
Konsep kerja sebagai pangilan dipegang teguh oleh kaum kristen Puritan (kelompok kristen penjaga kemurnian ajaran). Bagi Kaum Puritan, pekerjaan adalah panggilan hidup, yang harus diraih dan harus dilakukan dengan usaha-usaha yang serius dan keras. Mereka menerima keyakinan bahwa eksistensi manusia di dunia ini adalah untuk melaksanakan kehendak Tuhan Yang Maha Esa.
Bagi orang Puritan mereka adalah buatan Allah, diciptakan untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya dan mereka berusaha hidup di dalam rencana Allah.

(d) Kerja adalah Aktualisasi
Kerja juga merupakan sarana bagi manusia untuk mengaktualisasikan dirinya, yaitu untuk membuat kehadirannya di dunia ini  berguna bagi banyak orang.

(e) Kerja adalah Ibadah
Kerja tak lain dan tak bukan adalah sebuah bentuk ibadah aktif. Orang kristen abad pertengahan membagi kesalehan menjadi 2 :
(1).Kesalehan pasif – yaitu berdoa, bermeditasi, dan merenungkan FT.
(2).Kesalehan aktif – yaitu dalam bentuk bekerja untuk kemuliaan Allah.

(e) Kerja adalah Seni
Kerja juga merupakan seni, artinya dalam bekerja kita juga harus melibatkan unsur seni.
BEKERJA SECARA KREATIF adalah buah dari penghayatan akan kerja sebagai seni. Menurut kamus Brittanica Online,  seni didefinisikan sebagai :  “penggunaan ketrampilan dan imajinasi dalam menciptakan objek-objek, lingkungan atau pengalaman estetis yang dapat dibagikan atau ditunjukkan kepada orang lain.”

(f) Kerja adalah Kehormatan
Andrie Wongso mengatakan :” Tidak jarang kita menghargai pekerjaan sebatas pada uang atau upah yang diterima. Kerja akan bernilai lebih jika itu menjadi kebanggaan bagi kita. Sekecil apapun peran dalam sebuah pekerjaan, jika kita kerjakan dengan sungguh-sungguh akan memberi nilai kepada manusia itu sendiri. Dengan begitu, setiap tetes keringat yang mengucur akan menjadi sebuah kehormatan yang pantas kita perjuangan.”

(g) Kerja adalah Pelayanan
Seperti yang telah diteladankan oleh Kristus, kita sesungguhnya dapat mengatakan bahwa keseluruhan hidup Kristiani–termasuk pekerjaannya—merupakan sebuah pelayanan (Mat. 20:27-28). Yesus memberikan pengertian yang penting sebagai kontras dengan apa yang lazim di dunia. Sebagai pengikut Kristus, kita diminta untuk menunjukkan ciri yang berbeda dari dunia ini dimana sang pelayanlah justru yang lebih mulia dibandingkan yang dilayani.
Jansen sinamo menegaskan :” kemuliaan seorang Kristen datang dari pelayanannya. Bila ia seorang pekerja, maka kesenangannya melayani sesama melalui pekerjaannyalah yang membuat dia mulia. Orang yang melayani adalah orang mulia. Pekerjaan atau profesi yang melayani adalah pekerjaan dan profesi yang mulia  karena merupakan bentuk pelayanan senyatanya bagi masyarakat baik secara organik, fungsional, maupun hirarkis.”

4.Kasih kita – Mat.22:37-39
Roh Kudus akan membakar hati kita dengan kasih yang menyala-nyala agar kita bisa melakukan 3 hal penting :
(a)    Mengasihi Allah dengan sebulat hati
Kita tidak akan menjadi pemenang kalau ita tidak mulai dengan mencintai Allah dengan sebulat hati. Kata sebulat hati ini penting, sebab kalu kasih kita kepada Allah tidak bulat, berarti kita juga masih mecintai dunia. Dan ini bisa menyebabkan kehancuan kita.

(b)   Mengasihi sesama dengan sekuat tenaga
Seorang pemenang butuh dukungan sosial dari orang lain. Nah untuk mendapat dukungan social, kita harus berusaha mengasihi orang lain dulu dengan sepenuh tenaga.
Arti sepenuh tenaga adalah dengan segala kemampuan yang kita miliki. Kadang kita mengasihi orang lain  hanya asal-asalan saja, tidak total!

(c)     Mengasihi diri sendiri dengan sepenuh hati
Kita tidak bisa menjadi pemenang kalau kita tidak bisa berdamai (bc: mengasihi) diri sendiri.
Orang yang tidak mengasihi dirinya sendiri berarti tidak bisa menaklukkan dirinya sendiri.
Kalau terhadap diri sendrii saja tidak bisa menang, mana mungkin menang atas setan ?

Kesimpulannya, Urapan Roh Kudus akan membuat hidup orang percaya dan gereja menjadi menyala-nyala dan berkemenangan senantiasa!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar