Mengevaluasi apa
yang terjadi dalam kehidupan gereja kita, apakah bertumbuh dengan sehat atau
tidak sangatlah penting kita lakukan. Dengan evaluasi kita tahu mana kekurangan
dan mana yang perlu diperbaiki. Ibarat kebakaran sebelum api membesar dan
meluluhlantakkan semua yang ada, evaluasi menolong kita memadamkan api sejak
api itu masih kecil.
Seorang penulis dan
pengamat kepemimpinan serta pertumbuhan gereja bernama Perry Noble membuat 15
daftar peringatan dari sebuah gereja yang bermasalah. Mari kita lihat satu
persatu dan bandingkan dengan kondisi gereja kita masing-masing.
1. Ketika ada
masalah muncul, lebih banyak alasan/excuse yang dikemukakan ketimbang bagaimana
memecahkan masalah itu.
2. Ketika gereja menjadi puas dengan
hanya menerima orang yang datang dan bukan benar-benar pergi keluar untuk
menjangkau mereka
yang terhilang. Atau dengan kata
lain, gereja kehilangan semangat
untuk melakukan
penginjilan!
3. Fokus dari gereja adalah untuk membangun sebuah gereja besar dan megah (lengkap dengan gambar pendeta, istrinya dan para majelis) dan tidak pada membangun Kerajaan Allah.
4. Kepemimpinan yang mulai puas dengan kemampuan alaminya daripada mengandalkan kekuatan supranatural dari Roh Kudus.
5. Gereja mulai melihat keberhasilan atau kegagalan dalam kacamata sebuah organisasi dunia dan bukan pada standar apakah gereja benar-benar memenuhi Amanat Agung Tuhan Yesus atau tidak ?
3. Fokus dari gereja adalah untuk membangun sebuah gereja besar dan megah (lengkap dengan gambar pendeta, istrinya dan para majelis) dan tidak pada membangun Kerajaan Allah.
4. Kepemimpinan yang mulai puas dengan kemampuan alaminya daripada mengandalkan kekuatan supranatural dari Roh Kudus.
5. Gereja mulai melihat keberhasilan atau kegagalan dalam kacamata sebuah organisasi dunia dan bukan pada standar apakah gereja benar-benar memenuhi Amanat Agung Tuhan Yesus atau tidak ?
6. Para pemimpin dalam gereja berhenti bertumbuh dan tidak
bersedia belajar lebih lagi.
7. Hilangnya rasa urgensi diantara jemaat ! (Neraka tidak
lagi panas, dosa tidak lagi salah, dan salib tidak lagi penting!)
8. Alkitab tidak lagi menjadi acuan sentral dalam pembuatan keputusan.
8. Alkitab tidak lagi menjadi acuan sentral dalam pembuatan keputusan.
9. Gereja menjadi lebih reaktif dan bukannya proaktif.
10. Orang-orang di gereja melupakan generasi berikutnya dan menolak untuk mendanai pelayanan hanya karena mereka tidak mengerti "orang-orang muda."
11. Tujuan dari gereja adalah untuk sekedar menjaga segala sesuatu yang telah ada. Gereja menjadi berada di zona nyaman dan tidak lagi mau “diusik” serta “mengusik” terutama kepada donatur besar dalam gereja.
10. Orang-orang di gereja melupakan generasi berikutnya dan menolak untuk mendanai pelayanan hanya karena mereka tidak mengerti "orang-orang muda."
11. Tujuan dari gereja adalah untuk sekedar menjaga segala sesuatu yang telah ada. Gereja menjadi berada di zona nyaman dan tidak lagi mau “diusik” serta “mengusik” terutama kepada donatur besar dalam gereja.
12. Gereja tidak lagi bersedia untuk mengambil langkah iman karena "ada terlalu banyak yang harus dikorbankan."
13. Gereja tidak lagi perduli pada kebutuhan yang jelas dan mendesak yang ada di masyarakat.
14. Jemaat menjadi bergantung pada satu orang untuk melayani semua orang dan bukannya memberdayakan semua orang sehingga gereja bisa bertumbuh sebagai satu kesatuan tubuh yang harmonis.
15. Ketika para pemimpin / staf menolak untuk bekerja ekstra dalam memimpin dan melayani karena hal itu menimbulkan rasa tidak nyaman/kesulitan.
Terimakasih telah berbagi parameter2 tsb, sangat membantu utk refleksi.
BalasHapusGolden Nugget Casino - Mapyro
BalasHapusCasino. Golden Nugget Casino. 서울특별 출장안마 Las Vegas, 이천 출장마사지 NV. Map. Golden Nugget Casino 광양 출장샵 - 777 Golden Nugget Blvd. Las Vegas, NV. Map. 상주 출장샵 Golden 태백 출장안마 Nugget Casino.