Kamis, 11 Juli 2013

MEMBANGUN HUBUNGAN



Ketrampilan atau keahlian berhubungan dengan orang lain merupakan hal yang amat penting bagi kesuksesan seseorang. John Maxwell menulis, "Semua keberhasilan hidup berasal dari memulai hubungan dengan orang yang  tepat dan kemudian memperkuat hubungan-hubungan itu dengan menggunakan keterampilan yang baik dalam berhubungan.”
Nah, kali ini kita akan belajar berbagai tips dalam membangun hubungan yang baik dengan orang lain, terutama dengan sesama anggota gereja dulu baru dengan orang lain. Sebelumnya mari kita dengar dulu pesan Firman Tuhan dalam Roma 12:18, “Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! “

7 TIPS MEMBANGUN FELLOWSHIP YANG BAIK
1.Tersenyumlah (Ams.15:13)
Senyum adalah bahasa keramahan universal. Artinya dimanapun kita berada ketika kita tersenyum pada seseorang hal itu pasti diartikan sebagai sikap ramah tamah! Bahkan ada yang mengatakan,” “Senyum adalah lengkungan kecil yang menyelesaikan banyak masalah besar.”
Dalam kaitannya dengan menjalin hubungan dengan orang lain banyak sekali manfaat senyuman, seperti :
(a) Senyum membuat anda tetap positif
Cobalah lakukan hal ini: Tersenyumlah sekarang. Lalu cobalah berpikir sesuatu yang menurut anda negatif  tanpa berhenti tersenyum. Tentu ini sulit dilakukan, bukan?    Karena kedua hal tersebut saling bertentangan. Ketika anda tersenyum, maka senyum tersebut akan  mengirimkan sinyal ke tubuh anda bahwa ‘hidup anda saat ini baik-baik saja’.

(b) Senyum membuat anda lebih menarik
Kita akan selalu tertarik pada orang yang selalu tersenyum. Orang yang selalu tersenyum punya daya tarik tersendiri. Wajah yang berkerut, cemberut, membuat orang menjauh dari anda, tetapi sebaliknya senyum bisa membuat mereka tertarik.

(c) Senyum mengubah mood anda
Ketika anda merasa jatuh atau “down” cobalah untuk tersenyum. Mungkin saja mood anda akan berubah menjadi lebih baik. Dengan mood yang lebih baik maka anda bisa berhubungan dengan orang lain dengan lebih baik pula!

(d) Senyum dapat merangsang orang lain tersenyum
Ketika seseorang tersenyum maka senyum tersebut akan membuat suasana menjadi lebih cerah, mengubah mood orang lain yang ada disekitarnya dan membuat semua orang menjadi senang.
Orang yang suka tersenyum membawa kebahagiaan buat orang yang ada di sekitarnya. Seringlah tersenyum maka anda akan disukai oleh banyak orang.

2.Berusahalah “hadir”
Kita bisa ada disatu tempat, tapi sebenarnya kita tidak hadir disana. Mis: badan kita bisa ada di ruang kuliah, namun hati kita ada dilapangan bola.
Nah, untuk mengahadapi rang sulit kita harus bersedia “hadir” baik secara fisik maupun mental
Dengan “Hadir”,  kita memberi kesan kepada mereka bahwa kita :
(a) Menghargai mereka
Tidak ada yang lebih baik dalam berhubungan dibanding kehadiran diri kita secara utuh. Dengan kita hadir secara utuh )fisik dan hati) maka orag yang sedang kita ajak bicara akan merasa dihargai.

(b) Siap mendengarkan mereka
Semua orang suka didengarkan. Menurut para ahli ada 5 (lima) tahapan kebutuhan emosi manusia (personal needs) yang harus kita perhatikan saat kita berkomunikasi yaitu:
(1) Kebutuhan untuk dihormati dan dihargai
(2)Kebutuhan untuk didengarkan dan dimengerti
(3)Kebutuhan untuk dilibatkan
(4)Kebutuhan untuk dipercayai
(5)Kebutuhan untuk didukung.

3.Lakukan kontak mata
Dalam berkomunikasi kontak mata itu amat sangat pengting.Kita perlu menatap lawan bicara kita, tapi jangan sampai terkesan memelototinya. Bayangkan kalau seseorang berbicara dengan anda tanpa menatap mata anda, pasti anda akan merasa kurang dihargai.
Para peneliti menyelidiki dan melihat seberapa banyak kontak mata yang umumnya terjadi dalam interaksi satu lawan satu. Dan hasilnya kebanyakan orang melakukan kontak mata sebanyak 45 - 60 % dari jumlah waktu yang mereka gunakan.
Apa akibat dari kurangya kontak mata dalam berkomunikasi ?
(a) orang yang kurang melakukan kontak mata dipandang negatif dalam beberapa hal.
(b) Mereka di anggap licik,
© Mereka tidak menarik dalam bersosialisasi
(d) mereka dianggap kurang meyakinkan di bandingkan orang yang melakukan kontak mata lebih banyak.

4.Hafalkan dan sebut nama lawan bicara anda
Orang akan sangat merasa dihargai ketika namanya dihafal dan sering diucapkan dalam sebuah percakapan! Dale Carnegie (Bapak Motivasi Amerika) berkata : “ Hal paling merdu didengar oleh seseorang adalah ketika ia dipangil namanya.”
Seorang motivator Indonesia bahkan pernah berkata :” Mengucapkan nama dengan benar membangun hubungan dan membuka banyak pintu.” Jadi, selalu usahakan untuk hafal nama lawan bicara anda!


5.Sedikit bicara, banyaklah mendengarkan (pengkh.6:11)
Orang sering salah kaprah bahwa esensi dari komunikasi itu adalah berbicara. Padahal yang benar adalah mendengarkan. Setiap orang suka didengarkan. Itu sebabnya Tuhan menciptakan satu mulut dan dua telinga agar kita lebih banyak mendengarkan daripada berbicara!
Orang akan merasa sedih dan tidak bahagia ketika "tidak didengarkan" atau dikucilkan.Ada perbedaan antara sekedar mendengar dan mendengarkan.
(a) Mendengar (ingg. Hear )
Mendengar tanpa menyimak, hanya sambil lalu saja. Contoh : kita mendengar kicauan burung ketika sedang membaca koran diteras rumah.

(b) Mendengarkan (ingg.Listen)
Ini berarti mendengarkan dengan sungguh-sungguh, menyimak dengan serius. Contoh : Murid mendengarkan pengajaran guru di kelas!

6.Berusaha memahami
Stephen Covey (ahli manejemen dunia) mengatakan, salah satu kebiasaan orang yang sukses adalah berusaha memahami orang lain dulu, baru minta dipahami! Lalu bagaimana cara memahami orang lain ?
(a) Berfokuslah kepadanya
Ketika berbicara dengan seseorang, perhatian anda wajib diarahkan kepada lawan bicara anda.
Kalau anda suka lirak-lirik kekanan atau kekiri, lawan bicara anda akan tahu bahwa anda tidak memperhatikan dirinya.

(b) Berempatilah
Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan perasaan orang lain. Misalnya, ketika teman kita sedang senang maka kita paham dan bisa merasakan kegembiraannya dan kita pun ikut tersenyum. Begitu pula ketika teman kita mengalami kesulitan atau sedang sedih karena kehilangan orang yang dicintainya maka kita bisa juga merasakan bagaimana perasaan kehilangan tersebut. Dengan berempati berati anda sudah memahami orang tersebut!

7.Angkatlah orang lain (Ibr.10:24)
John Maxwell pernah mengajarkan sebuah prinsip yang disebutnya : ”Prinsip Lift.”
Prinsip ini mengatakan bahwa hubungan yang kita bangun bisa menaikkan atau malahan menjatuhkan orang lain. Seperti lift yang bisa naik dan turun.
Nah, kita seharusnya sealu mengupayakan agar hubungan kita dengan orang lain selalu bisa mengangkat orang tersebut! Bagaimana caranya ?
(a) Berikan Pujian
Pujian berdampak sangat positif pada jiwa manusia.Orang yang sering dipuji akan menunjukan prestasi yang lebih baik dibanding dengan yang jarang dipuji.

(b) Berikan dorongan
Semua orang membutuhkan dorongan agar bisa berprestasi.Pernah diadakan penelitian tentang ketahanana manusia berdiri di atas balok es. Peserta pertama di tempat tertutup tanpa penonton yang menyoraki. Peserta ke dua di tempat terbuka dan disoraki banyak orang. Hasilnya: yang disoraki dan di dukung banyak orang mampu  bertahan 2 kali lebih lama daripada yang tidak!

1 komentar:

  1. Terima kasih pak atas postingannya...saya diberkati dengan sharringnya...Tuhan Yesus memberkati

    BalasHapus